Mengenal Beragam Platform Online Learning Pendidikan Di Indonesia

Untuk saat ini banyak sekali platform online learning perusahaan yang ditawarkan di Indonesia, dimulai dari stuff yang tampil dengan sederhana hingga jenis yang paling komplek sekali pun, termasuk untuk produk gratisan hingga produk berbayar, baik itu yang berasal dari luar atau bahkan hasil karya anak negeri. Setiap platform yang hadir tentunya memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Hal ini tidak lepas dari tujuan yang dimilikinya, yang mana berkaitan untuk memfasilitasi setiap kebutuhan guru serta murid pada proses pembelajaran yang dilakukannya melalui sistem manajemen e-learning.

Selain dapat digunakan oleh guru atau bahkan murid, para orang tua pun dapat menggunakan platform tersebut, untuk memantau perkembangan dari anak-anaknya, berikut ini adalah beberapa bentuk aplikasi platform online learning di Indonesia yang berasal dari karya anak bangsa dan juga dapat digunakan dengan gratis, diantaranya :

  • Goesmart : Untuk platform online yang satu ini dikenal sama dengan FodBoo, di dalamnya setiap anggota dapat saling terhubung antara satu sama lain, sehingga proses pertukaran materi pelajaran pun dapat dilakukan dengan lebih mudah, dimulai dari materi pelajaran di tingkat SD sampai SMA.
  • Hoodermia : Platform online learning ini dikembangkan oleh pihak Pusilkom yaitu Pusat Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia, dan keberadaannya pun dibuat terkoneksi secara langsung pada sistem akademik di bidang pendidikan. Tidak hanya digunakan untuk saling berkomunikasi saja, jaringan ini dapat anda gunakan pula untuk melihat kegiatan serta nilai akademik termasuk jadwal kuliah dan lainnya.
  • Kelase : ¬†Aplikasi learning management software ini ditargetkan untuk segmen pendidikan baik itu secara formal atau bahkan non formal. Selain itu, kelase juga dikenal dengan penyediaan alat bantu atau learning tool sehingga dapat membantu pengajar dalam proses pengelolaan KBM yang dilakukannya, baik itu dalam bentuk bloom toolbox, lesson planner, learning flow template, rubric maker, dan beragam jenis learning tool lainnya.

Selain ketiga bentuk platform tersebut, di Indonesia masih terdapat beberapa platform online learning lainnya yang juga menggunakan learning management system di bagian dalamnya, seperti halnya Kelas maya, atau bahkan Harukaedu.


Beasiswa Kuliah di Jerman Gratis Untuk Mahasiswa S1 dan S2 Indonesia

Ingin kuliah di Jerman dan sedang mencari beasiswa kuliah di jerman gratis? Coba ajukan permohonan beasiswa DAAD.

Apa Itu Beasiswa DAAD?

DAAD merupakan singkatan dari Deutscher Akademischer Austauschdiens atau yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Dinas Pertukaran Akademis (Mahasiswa) Jerman.

DAAD merupakan gabungan dari institut pendidikan dan organisasi mahasiswa di seluruh Jerman yang memiliki cabang di beberapa negara salah satunya di Indonesia.

Kantor DAAD Indonesia beralamat di Jl. Jendral Sudirman Kav. 61-62, Summitmas, lantai 19, Jakarta 12190.

Beasiswa yang disediakan DAAD umumnya merupakan beasiswa kuliah di jerman gratis yang berasal dari pemerintah Jerman dan bukan dari pihak swasta.

Mahasiswa Program Apa Saja yang Bisa Menerima Beasiswa DAAD?

Beasiswa yang disediakan oleh DAAD adalah beasiswa kuliah di jerman gratis untuk mahasiswa S2, S3 dan beasiswa riset.

Fakultas/Jurusan Apa Saja yang Boleh Mengajukan Beasiswa DAAD?

Mahasiswa yang bisa mendaftar beasiswa DAAD adalah mahasiswa dari fakultas/jurusan berikut:

  • Ilmu Ekonomi
  • Administrasi Bisnis
  • Politik Ekonomi
  • Pengembangan Koperasi
  • Matematika
  • Tata Wilayah dan Perencanaan Kota
  • Pertanian dan Kehutanan
  • Ilmu Alam
  • Farmasi dan Kesehatan Umum
  • Ilmu Sosial
  • Ilmu Pendidikan
  • Ilmu Hukum
  • Media Informasi

Syarat DAAD

  • Warga Negara Indonesia
  • Sudah lulus S1 dan memiliki nilai di atas rata-rata
  • Jika Anda mengambil program master atau doktoral yang katar pengantarnya menggunakan bahasa Jerman (bukan kelas internasional) maka Anda wajib memiliki sertifikat bahasa Jerman minimal A2.
  • Jika Anda mengambil program master atau doktoral berbahasa Inggris maka wajib memiliki TOEFL dengan nilai minimal PBT 550, CBT 213 dan IBT 80. Sementara jika menggunakan IELTS maka skor minimal yang harus Anda miliki adalah 6
  • Sedang bekerja di Indonesia baik itu di kantor pemerintahan ataupun di perusahaan swasta.

Dokumen-Dokumen yang Harus Dikirim

  • Formulir pendaftaran beasiswa DAAD
  • Curiculum Vitae yang telah Anda tandatangani
  • Motivation Letter
  • Surat rekomendasi dari perguruan tinggi Anda sebelumnya yang telah ditandatangani dan dicap oleh pihak universitas
  • Surat keterangan kerja
  • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai S1 atau S2
  • Fotokopi ijazah SMA/SMK

Itulah beasiswa ke Jerman yang bisa Anda coba jika Anda ingin meneruskan kuliah di Jerman.


Tips Mendapat Beasiswa S1 di Belanda

Menempuh pendidikan di luar negeri seperti kuliah di Belanda adalah impian bagi sebagian orang, namun kuliah di luar negeri tidaklah gampang untuk dilakukan karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi seperti salah satunya adalah masalah biaya, tentunya biaya adalah masalah besar yang sulit untuk di pecahkan bagi sebagian orang apalagi menempuh pendidikan di luar negeri tidaklah murah. Beasiswa adalah salah satu solusi dari masalah yang kita hadapi tersebut, dengan beasiswa kita akan bisa menempuh beasiswa S1 di Belanda dengan gratis, tetapi tidaklah mudah untuk mendapat beasiswa tersebut karena kita harus melalui banyak seleksi dan tes untuk mendapatkannya, tetapi tenang saja karena ada beberapa tips yang bisa kita lakukan agar bisa mendapatkan beasiswa di Belanda, nah berikut ini adalah beberapa tips tersebut.

Belajar bahasa inggris

Hal pertama yang perlu kita lakukan untuk bisa mendapatkan beasiswa S1 di Belanda adalah dengan belajar bahasa inggris, hal ini dikarenakan untuk bisa diterima di universitas luar negeri haruslah memiliki Toefl yang bagus dan memang untuk mengikuti kelas internasional kita harus bisa menguasai bahasa inggris dengan lancar. Memiliki Toefl yang bagus adalah langkah pertama yang sangat wajib untuk dilakukan agar bisa mendapatkan beasiswa di negara Belanda tersebut, setidaknya kita harus memiliki Toefl di atas rata-rata baik secara pasif ataupun aktif agar kita memiliki peluang untuk mendapatkan pendidikan S1 di Belanda.

Mengikuti banyak kegiatan di luar akademik

Hal kedua tentunya adalah nilai, nilai yang bagus menjadi syarat utama yang wajib terpenuhi untuk bisa mendapatkan beasiswa di Belanda, bukan hanya nilai akademik saja namun kegiatan-kegiatan di luar akademik pun turut dipertimbangkan dalam penilaian penerimaan beasiswa di negara Belanda, hal inilah yang harus kita ketahui agar jika menginginkan beasiswa di luar negeri kita harus secara aktif mengikuti kegiatan-kegiatan di luar akademik seperti ekstrakurikuler saat kita masih SMA.

Memilih universitas yang tepat

Tips terakhir yang harus diperhatikan adalah dengan memilih universitas yang tepat, kita harus memilih universitas yang menyediakan banyak kursi beasiswa bagi mahasiswa internasional, dengan menggunakan cara ini peluang kita untuk bisa menempuh pendidikan di Belanda bisa lebih besar, namun juga perlu diketahui untuk memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan juga bakat kita agar peluang mendapatkan beasiswa di negara Belanda pun bisa lebih terbuka untuk kita.

Itulah beberapa tips yang bisa kita lakukan agar bisa mendapatkan beasiswa di luar negeri terutamanya di negara kincir angin ini, beasiswa Belanda memiliki banyak sekali peminat dan pesaingnya sehingga kita harus berusaha lebih keras lagi agar tidak kalah dengan lainnya dan bisa menempuh pendidikan s1 di negara Belanda ini.